Lovely Bekasi

21.12.18

Warga Bekasi Wajib Punya, 2019 KIA Jadi Syarat Masuk Sekolah

KIA penting untuk administrasi pendaftaran sekolah 2019

Belum lama ini Pemerintah Kota Bekasi mulai menerbitkan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi warga yang memiliki anak sebelum mereka memiliki KTP atau di usia 17 tahun dan belum menikah. Pembuatan KIA merupakan kewajiban sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak.

Kartu Identitas Anak selanjutnya akan menjadi identitas resmi anak dan sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun (belum menikah). KIA sendiri akan diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten/kota Bekasi.

Kehadiran KIA ini sangat penting mengingat adanya, kebijakan pemerintah Indonesia yang wajib di laksanakan agar masyarakat segera memiliki Kartu identitas khusus untuk anak ini. Bila anak Anda belum memiliki KIA ada baiknya anda segera datang ke Disdukcapil Kota Bekasi, pasalnya di tahun 2019 mendatang KIA ini merupakan syarat utama masuk sekolah, selain itu KIA juga memiliki manfaat lain. Berikut kegunaan Kartu Indentitas Anak bagi masyarakat Kota Bekasi.

Syarat Utama Daftar Sekolah


Pemkot Bekasi telah menetapkan dan mewajibkan anak usia dibawah usia 17 tahun agar memiliki Kartu Identitas Anak ini. Pasalnya, KIA ini menjadi syarat masuk murid baru pada tahun ajaran baru 2019 sesuai kebijakan yang ditetapkan.

Sebagai Upaya Pemenuhan Hak Anak


Selain sebagai syarat masuk sekolah, KIA juga bermanfaat sebagai sarana pemenuhan hak anak. Layaknya KTP, Di dalam KIA juga terdapat dokumen resmi yang bisa jadi tolak ukur kelengkapan adminitrasi anak seperti nomor Akta Kelahiran, NIK, nomor Kartu kekuarga dan sebagainya. KIA kedepannya juga berlaku untuk proses mendaftar BPJS & mempermudah proses pembuatan dokumen imigrasi.

Menjadi Identitas Anak Layaknya KTP


KIA sama halnya dengan KTP untuk orang dewasa. Ukuran Kartunya pun dibuat sama persis dengan ukuran KTP. KIA bisa dikatakan KTP nya anak-anak.

Di dalam KIA, juga terdapat sejumlah data penting seperti nama anak, nama kepala keluarga, nomor NIK, nomor akte kelahiran. Nah Dengan demikian, kedepannya di harapkan KIA bisa menyisipkan dan meringkas dokumen-dokumen terkait ketika diperlukan untuk sebuah persyaratan administrasi.

Nah apakah saat ini anak anda sudah memiliki KIA? Jika belum, segera daftarkan anak Anda di dinas kependudukan dan catatan sipil kota Bekasi agar 2019 nanti anda tak kerepotan lagi. Yuk bagikan artikel ini agar semua masyarakat Bekasi tau akan pentingnya KIA untuk masa depan anak Indonesia.

18.12.18

Gabus Pucung Makanan Lezat Khas Betawi Turun Temurun

Kuliner Betawi Turun Temurun

Gabus Pucung adalah Santapan legendaris khas Betawi yang diolah dari bahan baku dasar ikan Gabus dengan kuah yang berwarna hitam. Gabus pucung adalah gabungan nama dari dua kata "Gabus" dan "Pucung". Gabus (ikan Gabus) merupakan isi dari sayur tersebut, dan pucung biasa di sebut kluwek tak lain adalah pewarna sayur tersebut.

Cara pembuatan masakan ini mirip dengan sayur ikan biasa dengan tambahan pucung untuk pewarna sayur. Sekilas Gabus Pucung sangat mirip dengan rawon, hanya saja bukan daging sapi yang menjadi isiannya melainkan ikan gabus.

Gabus Pucung juga merupakan salah satu masakan yang termasuk dalam rincian "nyorog", yaitu mengantar makanan yang dimasak oleh anak untuk diberikan kepada orangtua atau mertua pada saat menjelang puasa atau lebaran.

Selain sangat lezat ternyata Gabus Pucung memiliki khasiat dan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusi, salah satunya adalah dapat mempercepat penyembuhan luka pasca operasi.

Kuliner turun temurun khas Betawi ini tentu harus di lestarikan. makanan tradisional Betawi ini memang sudah ada sejak jaman nenek moyang. Namun sayangnya Gabus Pucung saat ini sudah mulai susah ditemukan.

Nah ada yang tau di mana penjual Gabus Pucung di Bekasi?

17.12.18

Wisata Hutan Bambu Bekasi, Asyik Buat Nongkrong Bersama Keluarga

Hutan Bambu Wisata Murah Di Bekasi

Akhir pekan bersama keluarga merupakan waktu yang sangat ditunggu-tunggu setelah sebelumnya kita menghabiskan banyak waktu untuk bekerja. Berkunjung ke tempat wisata adalah alternatif terbaik untuk menghilangkan kejenuhan.

Untuk mencari objek wisata alternatif terdekat di kota bekasi bukanlah hal yang sulit, karena saat ini di Bekasi hadir objek wisata murah yaitu Hutan Bambu, Objek wisata ini merupakan objek wisata baru yang terletak di bantaran sungai Bekasi tepatnya di Kampung Bekasi Jati RW.26, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Awalnya lahan ini merupakan hutan tempat tumbuhnya pohon bambu liar yang berada di sepanjang sungai bekasi. keberadaan hutan bambu ini jadi viral setelah ramai dan banyak diperbincangkan di berbagai media sosial. Hingga Pemkot bekasi menjadikan tempat ini resmi sebagai tempat tujuan wisata di pusat kota Bekasi.

Lokasi Objek wisata Hutan bambu berjarak tempuh hanya sekitar 15 menit dari Gerbang Tol Bekasi Barat. Hutan Bambu ini terletak di pinggiran sungai Bekasi dengan luas lahan sekitar 2,6 hektar.

Fasilitas


Hutan Bambu memiliki beragam Fasilitas yang bisa anda jadikan alternatif wisata murah di Bekasi bersama keluarga atau orang yang anda cintai. Di tempat ini anda bisa bersantai di saung-saung yang telah di sediakan dibawah rimbunnya pohon-pohon bambu di sepanjang aliran sungai Bekasi. Di saung tersebut juga menjual berbagai macam makanan dan minuman.

Tempat santai keluarga di Saung Hutan Bambu

Selain itu anda juga bisa menaiki perahu sejauh 2 kilometer di sepanjang sungai Bekasi di mulai dari dermaga cinta hingga ke Rawa panjang dan kembali lagi ke dermaga cinta dengan biaya cukup murah yaitu 10ribu/orang.

Telusuri kali Bekasi di hutan bambu

Di sana juga terdapat tempat penangkaran burung, dan tempat bermain anak untuk menghibur buah hati yang sayang jika dilewatkan. Di kawasan ini juga menyediakan tempat untuk pertemuan untuk acara keluarga maupun kantor.

Harga Tiket


Tak seperti tempat-tempat wisata lain, untuk memasuki kawasan Hutan bambu Bekasi anda tidak dikenakan biaya sepeserpun alias gratis.

Akhir Kata


Nah bagaimana? Apakah anda berencana menghabiskan waktu akhir pekan anda bersama keluarga minggu ini di Wisata Hutan Bambu Bekasi? Berikan komentarmu dibawah ya.

15.12.18

Sekarang, Bajaj Bukan Lagi Angkutan Jadul Di Bekasi

Beroperasinya kendaraan roda tiga di Bekasi

Meski telah resmi beroperasi 2 tahun setelah  peluncurannya yang saat itu di lakukan oleh Bapak Wali Kota Bekasi "Rahmat Effendi", di area Perumahan Bekasi Jaya Permai, Kec. Bekasi Timur, angkutan roda tiga ini ternyata membawa banyak manfaat bagi masyarakat kota Bekasi. Salah satunya adalah untuk mengakomodasi kebutuhan warga menuju jalan utama maupun sebaliknya.

Di awal peresmiannya, Walikota Bekasi meluncurkan Bajaj merah (Bajaj RE) dan Bajaj Biru (TVS King) yang sama-sama berbahan bakar Gas. Kendaraan ini roda tiga ini dipilih Pemkot bekasi karena menggunakan bahan bakar gas yang di harapkan dapat mengurangi polusi di area Bekasi.

Kendaraan berkapasitas tiga penumpang ini juga diharapkan dapat mengurangi tingkat kemacetan yang semakin hari semakin bertambah di kota Bekasi, hal ini tentu untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat Bekasi akan manfaat dan fungsi transportasi umum.

Sudah pernah naik Bajaj di Bekasi? Jangan Lupa.. tinggalkan pendapatmu dikolom komentar dibawah ya. 

14.12.18

Gedung Juang 45 Tambun, Bukti Sejarah Perjuangan Masyarakat Bekasi

Gedung Juang 45 Tambun

Bangunan yang bernama Landhuis Tamboen yang berarti Gedung Tinggi (sebelum masa Revolusi Nasional) ini merupakan Sebuah situs Paling bersejarah yang terletak di daerah kecamatan Tambun Selatan, Pemkab Bekasi. Dimana pada masa itu bangunan ini merupakan pusat tanah Partikelir milik keluarga "Khouw Van Tamboen" (Partikelir : Bukan Milik Umum).

Dulu Gedung Juang 45 Tambun Bekasi dan stasiun Tambun pernah dihancurkan dan lokasinya terletak tepat persis dibelakang gedung ini, kedua gedung ini bergaya arsitektur ala Art Deco dan keduanya pula merupakan satu peninggalan sejarah yang tidak dapat dipisahkan.

Sejarah Gedung Juang 45 Bekasi


Gedung Juang 45 Tambun Bekasi saat itu dibangun dengan dua tahap oleh "Khouw Tjeng Kee", "Luitenant der Chinezen". Ia adalah seorang baba bangsawan dan juga tuan tanah, dulu ia mempunyai 2 saudara pria, Luitenant Khouw Tjeng Tjoan dan Luitenant Khouw Tjeng Po. Sang Ayah dari mereka juga merupakan seorang tuan tanah bernama "Luitenant-titulair der Chinezen Khouw Tian Sek".

Ketika Luitenant Khouw Tjeng Kee tiada, hak kepengurusan tanah partikelir dan Landhuis Tamboen akhirnya jatuh ke tangan putra sang "Luitenant", yaitu "Khouw Oen Hoei". Ia adalah adik "OG. Khouw" yang dimakamkan di TPU Petamburan (Mauseloum OG Khow). Sepupu mereka yang paling terkenal pada masa kolonial itu adalah Khouw Kim An, Majoor der Chinezen terakhir di Batavia, yang tak lain adalah putra paman mereka sendiri, Luitenant Khouw Tjeng Tjoan.

Tahap pertama pembangunan Gedung Juang 45 di mulai pada tahun 1906, dan rampung pada tahun 1910. Dan tahap ke-duanya pada tahun 1925. Menurut sejarah, Jalan Hasanudin yang dulu tepat di halaman depan Gedung Juang banyak ditanami oleh pohon mangga yang pada saat itu tidak begitu familiar di kalangan masyarakat Tambun Bekasi.

Landhuis dan tanah "partikelir" Tamboen juga pernah disita dari keluarga Khouw van Tamboen pada tahun 1942 di tengah penjajahan Jepang. Pada saat perang kemerdekaan melawan Penjajahan Belanda, Gedung Juang 45 kala itu terkenal dengan nama Gedung Tinggi dan dijadikan tempat pertahanan oleh para pejuang kemerdekaan yang itu berpusat di wilayah Tambun dan Cibarusah.

12.12.18

Snow World Internasional Bekasi, Gak Perlu Jauh-jauh Kalo Mau Lihat Salju

Lihat Salju Di Bekasi

Salju merupakan tetesan air yang jatuh dari awan yang membeku menjadi padat/es kemudian jatuh ke bumi. Salju terbentuk dari partikel uap air yang mendingin di udara dan jatuh ke bumi dalam bentuk kristal es.

Di Indonesia salju umumnya terbentuk dan ada di tempat-tempat tertentu di area yang bersuhu rendah, seperti di area dataran tinggi atau pegunungan. Seperti waktu-waktu tertentu butiran-butiran es ini juga pernah jatuh di Jakarta belum lama ini di daerah tanah abang Jakarta pusat dan sekitarnya.

Namun bagaimana jika anda tinggal dibekasi, pernahkah Anda merasakan atau melihat butiran-butiran es ini? Nah jangan khawatir jika anda tinggal di sekitaran Bekasi dan sekitarnya ingin merasakan lembutnya butiran-butiran es ini, anda bisa mengunjungi Snow World Internasional yang ada di Revo Town Bekasi Selatan.

Snow World Internasional Bekasi merupakan sebuah Wahana yang di dalamnya dipenuhi salju. Snow World Internasional Bekasi di buka mulai pukul 10.00 hingga pukul 21.00. lokasinya berada di area parkir Revo town Bekasi atau tepatnya di belakang Gedung Revo town.

Snow World Internasional Beralamat di Lapangan Parkir Utara, Revo Town, Jl. Jend. Ahmad Yani No.Kav. 1, Pekayon Jaya, Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17148

Harga tiket masuk Snow Word Internasional Bekasi adalah Rp. 60.000 untuk Dewasa (diatas 140 cm) dan Rp. 50.000 untuk anak-anak (dibawah 140 cm). Harga tiket sudah termasuk jaket yang nantinya bisa anda gunakan selama berada didalam area SWIB.

Menurut keterangan dari pihak Management Snow Word Internasional Bekasi, wahana ini akan tetap di buka selama lahan yang digunakan belum di pakai untuk keperluan lain oleh pihak Revo Town Bekasi.

Wisata Taman Buaya Indonesia Jaya Bekasi, Penangkaran Sekaligus Atraksi

Tempat Penangkaran Buaya Bekasi

Taman Buaya Bekasi Jaya Indonesia merupakan salah satu area rekreasi sekaligus tempat penangkaran buaya yang didirikan pada tahun 1991 dan berlokasi di Jalan Raya Serang - Cibarusah KM.3, Sukaragam, Serang Baru, Bekasi, Jawa Barat 17330.

Penangkaran buaya yang dikenal dengan Taman Buaya Indonesia Jaya (TBIJ). Saat ini memiliki kurang lebih 500 ekor buaya yang ditangkarkan. Taman Buaya Bekasi jaya juga merupakan salah satu penangkaran reptil (Buaya) terbesar se-asia.

Biasanya sebelum buaya ditempatkan disana, tempat penetasan telur buaya yang berusia di bawah 15 tahun terlebih dahulu akan dibawa kedaerah Tangerang. Kemudian akan dibawa lagi ke taman ini untuk dikembangbiakan dan dirawat.

Buaya pada umumnya dapat hidup seperti hewan purba "dinosaurus" yaitu sekitar hampir 100 tahun. taman ini juga memiliki koleksi buaya paling tua yang berumur kurang lebih 55 tahun dan yang paling muda berusia 15 tahun.

Buaya buaya yang di tangkarkan disini merupakan buaya yang mayoritas berhabitat di Indonesia, taman buaya Bekasi jaya memiliki koleksi buaya Sumatra "423 ekor", buaya moncong panjang (Kalimantan) berjumlah kurang lebih 23 ekor, buaya irian (kulit hitam) sebanyak 2 ekor, dan buaya albino sebanyak 2 ekor. Buaya albino dan irian masing-masing ditempatkan di 4 kolam terpisah.

Tak hanya sebagai tempat penangkaran buaya, TBIJ juga dibuka untuk umum sebagai sarana rekreasi, karena selain tempat ini sebagai tempat penangkaran, taman ini juga terdapat taman bermain untuk anak-anak, sarana untuk bersantai & panggung hiburan, bahkan di hari-hari tertentu juga sering dipertunjukan atraksi buaya.

Untuk dapat mencapai ke lokasi Taman buaya Bekasi jaya anda masuk melalui Tol Jakarta-Cikampek dan keluar di pintu Tol Cikarang Barat.  Selanjutnya ambilah jalan menuju Cibarusah, kurang lebih jaraknya 11 Km. Posisi Taman buaya Bekasi Jaya tepat di sebelah kanan jalan, jika bingung anda dapat menggunakan GPS.

Untuj Tiket masuk Ke Taman Buaya Indonesia Jaya (TBIJ) adalah sebesar Rp 12.000,- untuk dewasa, Rp 6.000 untuk anak-anak. Harga unu ini relatif sangat  murah dan untuk anak-anak  yang usianya di bawah 3 tahun, digratiskan oleh penjaga tiket.

Di taman buaya ini juga ada atraksi yang biasanya diadakan pada hari libur. Saat atraksi, pawang akan bermain-main dengan buaya yang sudah terlatih, ada juga atraksi memberi makan buaya. Selain itu ada pula atraksi debus di panggung.

Bagi Anda yang pernah mengunjungi kebun binatang Ragunan, sangat berbeda dengan koleksi buaya di Taman Buaya Indonesia Jaya (TBIJ) agak sedikit berbeda. Buaya dipertontonkan di TBIJ dipertontonkan dalam jarak dekat yang hanya disekat oleh pagar setinggi kurang lebih 1,5 meter dengan jarak hanya 1 meter dari kandang.

Namun sangat di sayangkan, semua fasilitas yang ada di TBIJ kini tampak tidak terurus dengan baik. Warna cat yang tampak di dalam area tersebut kini terlihat sudah kusam dan pudat. Kesan tidak terawat juga begitu terasa saat melihat beberapa fasilitas yang ada.

Hal ini tersebut mungkin berhubungan dengan menurunnya pengunjung yang semakin hari semakin berkurang. Sementara itu, biaya yang diperlukan untuk merawat area Taman juga semakin bertambah.

www.lovelybekasi.xyz